Kamis, 23 Juni 2016

Beda Emas Kuning dengan Emas Putih

Emas murni umumnya disebut emas 24 Karat atau 99,99%. Ini berarti tidak ada campuran logam lain. Tetapi emas murni lunak dan mudah berubah bentuk jika dijadikan perhiasan untuk dipakai sehari-hari. Jadi alasan utama mengapa emas murni perlu dicampur dengan logam lainnya adalah: agar emas jadi lebih keras. Emas 75% atau dengan cap 750, berarti kandungan emas murninya 75% sedangkan sisanya 25% adalah logam lain, misalnya : perak atau tembaga.

Warna emas dapat diatur sesuai dengan keinginan dengan mencampurkan sejumlah logam lain ke dalamnya. Dengan menambahkan tembaga, emas bisa jadi kemerah-merahan; penambahan perak akan memberi kesan kehijau-hijauan pada warna emas, sedangkan penambahan palladium atau nikel akan menghasilkan emas dengan warna putih.

Lalu apakah perbedaan emas kuning dengan emas putih ?




Emas putih memang sedang menjadi trend belakangan ini, tetapi ada yang tidak disadari oleh para pembeli perhiasan emas adalah sebenarnya tidak ada logam yang namanya "Emas Putih". Kenyataannya bahwa hampir semua logam yang ada di alam warnanya adalah ke-abu-abuan, kecuali emas dan tembaga. Alloy atau bahan logam untuk mencampur emas terbuat dari campuran antara beberapa jenis logam yang berlainan yang diperlukan untuk memberikan efek warna yang diinginkan bahkan efek metalik.


Emas putih adalah campuran emas murni dengan logam yang lebih putih, antara lain : nikel, perak atau palladium. Jadi emas putih kadar emasnya bisa saja: 75%, 70%, 50% atau bahkan mungkin dibawah 40%, tetapi tidak ada emas putih yang kadarnya 99%. Pada umumnya perhiasan emas putih di Indonesia kadar emasnya 75%, 70%, atau 42%. Emas putih dengan kadar 75%, artinya kandungan emas murninya adalah 75%, sedangkan sisanya yang 25% adalah campuran nikel, perak dan palladium.

http://cincindepok.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar